Facebook

Sunday, May 25, 2014

Kisah Teladan Lebah - bagian 2



Lebah mengeluarkan yang bersih, siapa yg tak kenal madu lebah. Semuanya tahu bahwa madu punya khasiat untuk kesehatan manusia. Itulah salah satu keistimewaan lebah. Produktif dengan kebaikan, bahkan dari organ tubuh yang pada binatang lain hanya menghasilkan kotoran (ludah).
Seorang mukmin adalah orang yang produktif dengan kebajikan dan manfaat. “Hai orang2 yg beriman, rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Rabbmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.” (Al-Hajj: 77) .
Segala yang keluar dr dirinya adalah kebaikan. Hatinya jauh dari prasangka buruk, iri, dengki. Lidahnya tidak mengeluarkan kata-kata kecuali perkataan yang baik. Perilakunya tidak menyengsarakan orang lain melainkan justru membahagiakan. Hartanya bermanfaat bagi banyak manusia. Kalau dia berkuasa atau memegang amanah tertentu, dimanfaatkannya untuk sebesar-besar kemanfaat manusia.
Lebah tidak pernah merusak atau mematahkan ranting yang dia hinggapi. Begitulah seorang mukmin, ia tidak pernah melakukan perusakan dalam hal apa pun: baik material maupun nonmaterial. Bahkan dia selalu melakukan perbaikan-perbaikan terhadap yang dilakukan orang lain dengan cara-cara yang tepat.
Ia melakukan perbaikan akidah, akhlak dan ibadah dengan cara berdakwah. Ubah kezaliman apapun bentuknya dengan berusaha hentikan kezaliman. Jika kerusakan terjadi akibat korupsi, ia memberantasnya dgn menjauhi perilaku buruk itu dan mengajukan koruptor ke pengadilan.
Lebah adalah pekerja keras Saat muncul pertama kali dari biliknya/menetas,lebah pekerja membersihkan bilik sarangnya utk telur baru dan setelah 3 hari ia memberi makan larva, dengan membawa serbuk sari madu. Dan begitulah, hari2nya penuh semangat berkarya dan beramal.
Bukankah Allah pun memerintahkan umat mukmin untuk bekerja keras? “Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.” (Alam Nasyrah: 7).
Kerja keras dan semangat pantang kendur itu lebih dituntut lagi dalam upaya menegakkan keadilan. Karena meski memang banyak yang cinta keadilan, tapi kebanyakan manusia kecuali yang mendapat rahmat Allah, tidak suka jika dirinya “dirugikan”.
Lebah bekerja secara jamaah dan tunduk pada satu pimpinan. Lebah selalu hidup dalam koloni besar, tidak pernah menyendiri. Lebah pun bekerja secara kolektif, dan masing-masing mempunyai tugas sendiri-sendiri. Ketika mereka mendapatkan sumber sari madu, mereka akan memanggil teman-temannya untuk menghisapnya.  Demikian pula ketika ada bahaya, seekor lebah akan mengeluarkan feromon untuk memberitahu teman-temannya agar membantu dirinya. “Sungguh Allah suka orang-orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yg teratur seakan mrk seperti suatu bangunan yang kokoh (Ash-Shaff: 4).
Lebah tidak pernah melukai kecuali kalau diganggu. Lebah tidak pernah memulai menyerang. Lebah akan menyerang hanya manakala merasa terganggu atau terancam, dan untuk mempertahankan “kehormatan” umat lebah itu. Lebah rela mati dengan melepas sengatnya dari tubuh mereka. Sikap seorang mukmin: MUSUH TIDAK DICARI tapi JIKA ADA, TIDAK LARI.
Ringkasan Teladan Lebah:
1.    Bekerja mencari nafkah dari lingkungan yang bersih dan dengan cara yang baik
2.    Amanah dalam menjaga kepercayaan, jabatan, tanggung jawab dan wewenang
3.    Kerja keras pantang menyerah
4.    Bekerja sama secara jamaah, saling membantu dan membentuk kekuatan tim
5.    Taat pada pimpinan, menjalankan fungsi dan tugasnya secara baik
6.    Produktif dengan kebajikan dan manfaat
7.    Hartanya bermanfaat bagi banyak manusia
8.    Menjauhi permusuhan
Itulah beberapa karakter lebah yang patut ditiru oleh orang-orang beriman. Bukanlah sia-sia Allah menyebut-nyebut dan mengabadikan binatang kecil itu dalam Al-Quran sebagai salah satu nama surah ke 16 yaitu An-Nahl.
Semoga bermanfaat, Wallahualam.
Follow twitter @ReniKeristiana


Saturday, May 24, 2014

Kisah Teladan Lebah - bagian 1


Lebah ternyata memiliki karakter terpuji yang patut dicontoh. Rasulullah SAW bersabda, “Perumpamaan orang beriman itu bagaikan lebah. Ia makan yg bersih, mengeluarkan sesuatu yg bersih, hinggap di tempat yang bersih dan tidak merusak atau mematahkan (yang dihinggapinya).” (Ahmad, Al-Hakim, dan Al-Bazzar)
Kehidupan ini agar menjadi indah, menyenangkan & sejahtera butuh manusia-manusia seperti itu. Menjadi apa pun, ia akan menjadi yang terbaik, apa pun peran dan fungsinya maka segala yg ia lakukan adalah hal-hal yang membuat orang lain, lingkungannya menjadi bahagia dan sejahtera.
Sifat-sifat yg baik itu terdapat pada lebah dan Rasulullah SAW mengisyaratkan agar kita meniru sifat2 positif yg dimiliki lebah, “Dan Rabbmu mewahyukan (mengilhamkan) kepada lebah, buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yg dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Rabbmu yang telah dimudahkan (bagimu).Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yg bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yg menyembuhkan bg manusia. Sesungguhnya pd yg demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yg memikirkan.” (An-Nahl: 68-69) .
Hinggap di tempat yang bersih dan menyerap hanya yang bersih. Lebah hanya hinggap di tempat-tempat pilihan, berbeda dgn lalat. Lebah hanya akan mendatangi bunga-bunga atau buah-buahan atau tempat-tempat bersih lainnya yg mengandung bahan madu atau nektar.
Begitu pula seharusnya sifat seorang mukmin. Allah SWT berfirman: “Hai manusia, makanlah yang halal lg baik dari apa yg terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan, karena sesungguhnya syaitan adalah musuh yang nyata bagimu.” (Al-Baqarah: 168) .
Karenanya, jika ia mendapatkan amanah dia akan menjaganya dengan sebaik-baiknya, tidak akan melakukan korupsi, pencurian, penyalahgunaan wewenang, manipulasi, penipuan dan dusta (kebusukan). Sebab, segala kekayaan hasil perbuatan-perbuatan busuk tadi adalah merupakan khabaits. 

...bersambung ke bagian 2 

follow twitter @ReniKeristiana 

Friday, May 23, 2014

Kebangkitan Ekonomi Islam



Kegagalan ekonomi kapitalis sudah nyata dan mulai dirasakan dampaknya. Dunia baratpun mencari solusi untuk dapat menggantikan sistem ekonomi kapitalis dan jawabannya adalah Ekonomi Syariah Islam. Berikut beberapa pengakuan terhadap pentingnya menggunakan sistem Syariah Islam untuk menyelamatkan ekonomi dunia.
Boufice Fanson Pimred Majalah Perancis "Challenges" edisi Oktober 2008 dalam kolom pengantar redaksi yang berjudul "Paus atau Al Quran" mengatakan kepada Paus Benektidus XVI, "Saya pikir, dalam menghadapi krisis ekonomi global ini kita sangat membutuhkan membaca Al Quran daripada membaca Injil untuk memahami apa yang sedang terjadi dengan dunia perbakan kita, karena jika para praktisi perbankan kita menghargai ajaran, undang-undang, dan sistem yang disampaikan Al Quran serta menerapkannya saya yakin krisis dan bencana ekonomi ini tidak akan melanda kita, yang membawa kita kepada kondisi yang menggenaskan, karena sesungguhnya "uang tidak bisa melahirkan uang (riba)".
Seolah-olah menjawab himbauan di ataa, Vatikan melalui harian resminya "Observatory Romano" dalam salah satu artikel yang berjudul "Masukan dari Sistem Keuangan Syariah untuk Barat yang Dirundung Krisis" dijelaskan tentang manfaat riba diharamkan sesuai dengan syariat Islam. Dan sistem keuangan syariah sangat berperan untuk membangun kembali undang-undang serta peraturan baru agar dunia dapat keluar dari krisis ekonomi global yang terjadi. Terutama sekali Islam menekankan larangan menggunakan uang sebagai barang dagangan yang mendatangkan laba.
Roland Laskin, Pimred Harian "Law Journal the Finance" dalam kolom redaksi lebih lantang menuntut penerapan sistem ekonomi syariah di bidang keuangan dan ekonomi agar dapat menyelamatkan pasar ekonomi dunia dari krisis yang timbul akibat tindakan para spekulan di pasar bursa. Kolom tersebut ia beri judul "Tibalah Saatnya Wall Street menerapkan sistem ekonomi syariah".
Mengamini himbauan di atas Robert Keymet, wakil menteri keuangan Amerika saat berkunjung ke Riyadh 2008 mengatakan pernyataan yang dianggap cukup berani, "Sistem perbankan dan ekonomi Islam merupakan prioritas kajian pemerintah Amerika dalam rangka menyelamatkan ekonominya."
Melihat dari pernyataan di atas, kita seharusnya mulai melakukan ekonomi syariah karena sudah banyak yang mengatakan bahwa ekonomi Islam merupakan solusi dari krisis konomi yang tidak berkesudahan ini. Sebenarnya di luar negeri sudah banyak yang menerapkan sistem ekonomi Islam, Tetapi mereka tidak menyebutnya ekonomi syariah atau ekonomi Islam tetapi mereka menyebutnya "Ethical Based Economy".

Pada tahun 2004 Inggris membuka bank Islam pertama “Islamic Bank of Britain” dan hingga saat ini di Inggris telah berdiri 22 bank Islam, bahkan menteri ekonomi Inggris mencanangkan London sebagai pusat investasi syariah dunia.
Pada awal tahun 2009 terdapat lebih dari 400 bank Islam dan ribuan unit usaha syariah di seluruh dunia, dan pasca krisis ekonomi global beberapa negara mengumumkan sistem keuangan syariah menjadi acuan ekonomi negaranya, seperti Malta.
Bank sentral Australia akan menerapkan sistem keuangan syariah tanpa riba dan hanya akan menarik laba melalui mudharabah dan musyarakah dalam kredit perumahan (Al jazirah, Riyadh 20 Juni 2009).
Dunia barat sudah mulai mempelajari sistem ekonomi Syariah Islam, bahkan London pun berniat untuk menjadi kota pusat syariah Islam Dunia. Lalu pertanyaannya, bagaimana dengan Indonesia? Bagaimana dengan kita yang menganut Islam?
Wallahualam.
*dari beberapa sumber*
Follow twitter @ReniKeristiana 

Thursday, May 22, 2014

Konversi Dana Tunai Sebagai Instrumen Investasi UKM



UKM kudu melek investasi, sisihkan dana pemasukan utk dikonversi menjadi investasi. Berikut saduran kultwit yang membahas #konversiKASsebagai instrumen investasi bagi UKM.

UKM skrg naik kelas mjd Usaha Keren Milyaran, spy jadi keren ya kudu mulai melek investasi, bentar lagi kita bahas ya dlm #konversiKAS

1. Salah satu kekuatan UKM adl arus kas yg lancar, krn bisnisnya berbasis kas, kagak pake bayar mundur. #konversiKAS

2. Pelaku UKM sering kali mengolah arus kasnya scr tradisional, msk pagi kluar sore, nabung dikit2 di rekening bank. #konversiKAS

3. Saatnya UKM naik kelas dgn mulai melek cara memproteksi bisnisnya dgn investasi yg termudah dgn #konversiKAS mjd tabungan EMAS

4. EMAS dlm hal ini adl LM 24K yg tersedia dlm nominal mulai 1gram yg mudah dijadikan alternatif dlm #konversiKAS

5. Saat ini LM 24K bs dimiliki secara tunai, cicilan atau gadai. #konversiKAS

6. Idenya adl melindungi nilai/value uang kas masuk sekaligus menjadi tabungan/investasi yg sangat likuid dan fleksibel #konversiKAS

7. Sdh mjd kenyataan bahwa nilai uang cenderung turun, shg nilai kas/harta yg dimiliki harus dilindungi dgn #konversiKAS

8. Bisnis MENCIPTAKAN arus kas, sdgkan Investasi MENDUPLIKASI dan MELINDUNGI arus kas. #konversiKAS

9. Sudahkan bisnis UKM anda diproteksi dgn investasi? Jika belum kudu segera ya dgn #konversiKAS

10. Instrumen investasi yg plg MUDAH adl EMAS/LM 24K dan bs dimiliki sesuai dgn kemampuan kas masuk. #konversiKAS

11. Bgmn cara dan trik #konversiKAS masuk menjadi tabungan LM 24K di bisnis UKM? Yuk simak ya terus ya :)

12. EMAS LM 24K saat ini bs didptkan secara TUNAI, CICILAN dan GADAI sbg alternatif investasi dgn #konversiKAS.

13. Cara TUNAI sdh jelas dgn #konversiKAS dana kas yg sdh terkumpul dgn LM min 5gram (2,5juta) selanjutnya simpan dan tambah sesuai kemampuan

14. Cara TUNAI dgn disarankan bagi UKM yg sdh memiliki cadangan dana yg cukup. #konversiKAS
15. Sisihkan misalnya 50% dari cadangan dana kas utk dikonversi ke EMAS, sisanya utk cadangan kas. #konversiKAS

16. Apabila dana blm cukup, maka tabunglah dulu smp mencapai nilai yg diperlukan utk beli LM, sekaligus Anda punya tabungan khusus utk membeli LM. #konversiKAS

17. Selanjutnya untuk pembelian secara CICILAN dan GADAI silahkan dapatkan infonya di bank Syariah atau Pegadaian Syariah terdekat. #konversiKAS

18. Lakukan secara rutin dan disiplin, toh Anda bukan membelanjakan dana tapi hanya melakukan #KonversiKAS dari bentuk tunai yg rawan inflasi ke bentuk LM.

19. Dgn mulai #konversiKAS maka nilai kas Anda terlindungi sekaligus 'dipaksa' memiliki investasi yg paling mudah.
20. EMAS LM adalah investasi jangka menengah dan panjang, sebisa mungkin jgn menjual EMAS yg sdh dimiliki #konversiKAS
  
21. EMAS LM sifatnya sgt likuid dan kapanpun bs dijadikan sumber dana dan nilainya cenderung naik. #konversiKAS
  
22. Saatnya UKM melek investasi, mulai dr yg paling mudah, realistis dan terjangkau sesuai kemampuan arus kas. #konversiKAS
  
23. Selamat mencoba, rasakan, dan nikmati kilauan EMAS dgn #konversiKAS semoga bermanfaat

Semoga bermanfaat

Follow twitter @ReniKeristiana 
 

Tuesday, May 20, 2014

Resep: Bakso Goreng Spesial



Out of topic lagi ya, kali ini mau share resep bakso goreng spesial kesukaan keluarga kami, selamat mencoba :)

Bahan :
250 gram udang giling
100 gram ayam giling
100 gram kulit ayam giling
2 sdm bawang putih, dihaluskan
2 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt gula pasir
1 1/2 sdt minyak wijen
75 gram tepung kanji
1/2 sdt baking powder

Cara Membuat :
1. Aduk udang, ayam dan kulit ayam. Uleni sampai kalis kurang lebih 15 menit.
2. Tambahkan bawang putih, garam, merica, gula pasir, minyak wijen, tepung kanji dan baking powder. Aduk sampai rata.
3. Timbang adonan masing-masing 35 gram. Bulatkan dengan bantuan 2 sendok.
4. Goreng sampai matang dengan api sedang.

Sukses ya :D
 

Sunday, May 18, 2014

Nasehat Warren Buffet


Inilah orang terkaya no. 4 di dunia tahun 2013, Warren Buffet memberi nasehat:

"Jauhkan dirimu dari pinjaman bank atau kartu kredit dan berinvestasilah dengan apa yg kau miliki", serta ingat:

1. Uang tidak menciptakan manusia, manusialah yang menciptakan uang.

2. Hiduplah sederhana sebagaimana dirimu sendiri.

3. Jangan melakukan apapun yang dikatakan orang, dengarkan mereka, tapi lakukan apa yang baik saja.

4. Jangan memakai barang bermerek, pakailah yang benar-benar nyaman untukmu.

5. Jangan habiskan uang untuk hal-hal yang tidak benar-benar penting.

6. With money:
You can buy a house, but not a home.
You can buy a clock, but not time.
You can buy a bed, but not sleep.
You can buy a book, but not knowledge.
You can get a position, but not respect.
You can buy blood, but not life. So find your happiness inside you.

7. Jika itu telah berhasil dalam hidupmu, berbagilah dan ajarkanlah pada orang lain.

"Orang Yang Berbahagia Bukanlah Orang Yang Hebat Dalam Segala Hal, Tapi Orang Yang Bisa Menemukan Hal Sederhana Dalam Hidupnya dan Mengucap Syukur"

Semoga bisa menjadi orang yang berkelimpahan. Berlimpah iman, ilmu, amal, harta dan manfaat untuk sesama. Aamiin.

Wallahualam.

Follow twitter @ReniKeristiana 

Saturday, May 17, 2014

Trik hemat jelang Ramadhan dan Lebaran


Bulan Ramadhan tahun ini Insha Allah akan hadir sekitar akhir Juni, artinya kurang dari dua bulan lagi, wah ibu-ibu udah pasti kudu siap-siap nih. Tiap bulan puasa pengeluaran dipastikan akan melonjak seiring dengan naiknya harga bahan pokok, belum lagi harus ada hidangan istimewa untuk berbuka puasa. Lalu kiat apa yang bisa dilakukan ibu rumah tangga untuk dapat menghemat pengeluaran di bulan puasa?

Kali ini saya ingin berbagi pengalaman pribadi menghadapi melonjaknya pengeluaran di bulan puasa dan khususnya pengeluaran memasak untuk hidangan lebaran. What lebaran? puasa aja belom kok udah mikirin lebaran? hehe.. gitu deh semua harus direncanakan dan dipersiapkan bukan? ujung-ujungnya efisiensi dan penghematan.

Seperti biasanya bahan pokok utama yang akan melonjak harganya adalah cabe, santan kelapa, ayam dan daging. Sebenarnya bahan pokok lainnya juga mengalami kenaikan sih, tapi sementara kita konsen dengan 4 bahan pokok ini dulu ya.

Cabe merah kriting hari gini harga di pasar sekitar 15 ribu per kilo, dan kelapa santan sekitar 5 ribu per butir, ayam 30 ribu per kilo sedangkan daging rendang sekitar 80 ribu per kilo. Nah kalo udah mulai bulan puasa menjelang lebaran harga cabe bisa tembus 50 ribu, kelapa santan 10 ribu, ayam 40 ribu dan daging bisa mencapai 125 ribu per kilonya, luar biasa kan?

Nah berikut trik yang saya biasa lakukan. Sekitar 1-2 bulan sebelum puasa saya biasakan membeli ke 4 bahan di atas di pasar tradisional. Cabe saya beli biasanya tiga kilo, kelapa santan sekitar empat butir, ayam lima kilo dan daging tiga kilo. Lalu khusus cabe saya blender dan masukan kedalam plastik simpan di freezer. Santan kelapa langsung masuk freezer. Ayam dan daging dipotong-potong sesuai kebutuhan dan masukan ke plastik lalu simpan ke freezer. Ingat, dalam penyimpanan bagilah bahan-bahan tersebut dalam plastik kemasan kecil/sedang, jangan simpan dalam satu kesatuan, sehingga bisa diambil dan dimasak sesuai keperluan.


Bahan makanan yang dibekukan dalam freezer masih baik kualitasnya sampai dengan tiga bulan bahkan lebih apabila kualitas freezernya baik. So, menyimpan cabe, santan, ayam dan daging dalam durasi dua bulan masih aman.

Sekarang kita hitung penghematan yang dapat dihasilkan dengan trik diatas. Cabe 3 kilo 45 ribu, santan 4 butir 20 ribu, ayam 5 kilo 150 ribu dan daging 3 kilo 240 ribu, total belanja 455 ribu, ini kita keluarkan dana 1-2 bulan sebelum puasa/lebaran, deal?

OK, sekarang kita hitung kalo kita belanja bahan-bahan tadi disaat bulan puasa/menjelang lebaran, cabe 3 kilo 150 ribu, santan 40 ribu, ayam 5 kilo 200 ribu, dan daging 3 kilo 375 ribu, total belanja ribu, total 765 ribu.... jadi selisih 310 ribu! Lumayan hemat kan?

Dan keuntungan lainnya, kita gak perlu berdesak-desakan di pasar untuk belanja utama di bulan puasa dan lebaran, jadi bisa hemat tenaga dan waktu.

Gitu deh kira-kira trik saya dan keluarga menghadapi pengeluaran di bulan puasa dan lebaran, semoga bermanfaat.

Stay smart.

Follow twitter @ReniKeristiana






Friday, May 16, 2014

Forum Konsultasi


Assalamualaikum pengunjung setia blog Financial Character,

Berhubung banyaknya pertanyaaan yang dikirimkan untuk menanyakan dan berkonsultasi seputar perencanaan keuangan, maka mulai hari ini kami membuka forum konsultasi tanya jawab. Pertanyaan yang mewakili banyak penanya akan kami tayangkan di blog Financial Character beserta jawabannya termasuk link ke akun twitter dan facebook kami.

Cukup kirimkan pertanyaan via seputar perencanaan keuangan seperti:
- edukasi perencanaan keuangan untuk anak dan remaja
- pengelolaan gaji/pengeluaran rumah tangga
- investasi dan bisnis UKM
- pengelolaan hutang
- perencanaan masa pensiun
- perencanaan dan distribusi waris

kirim ke renikeristiana@yahoo.com

Semua identitas penanya akan kami rahasiakan.

Semoga bermanfaat

Thursday, May 15, 2014

Fakta Literasi Keuangan Masyarakat Indonesia


Secara definisi, literasi diartikan sebagai kemampuan memahami. Sehingga Literasi Keuangan adalah edukasi/kampanye untuk memberikan pemahaman mengenai keuangan kepada masyarakat. Dengan memiliki literasi keuangan yang cukup maka masyarakat diharapkan akan lebih memahami cara mengolah keuangan secara lebih cerdas, baik dan benar untuk kehidupan yang lebih sejahtera. 

Masyarakat juga diharapkan dapat memahami instrumen keuangan yang resmi dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Literasi keuangan juga sering diterjemahkan dengan “Melek Keuangan”. 

Berdasarkan hasil survey tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia, terungkap fakta sebagai berikut:
  • 78,16 persen masyarakat Indonesia tidak memiliki pengetahuan yang baik (well literate) tentang lembaga keuangan serta produk dan jasanya, termasuk juga manfaat, risiko serta hak dan kewajibannya.
  • Hanya 21,80 persen masyarakat Indonesia yang memiliki pengetahuan dan keyakinan terhadap lembaga perbankan, produk dan jasa perbankan, serta memiliki keterampilan dalam menggunakan produk dan jasa perbankan.
  •  Baru 17,84 masyarakat Indonesia yang memahami asuransi dan hanya 11,81 persen memanfaatkan produk dan jasa asuransi.
  • 72,10 persen masyarakat Indonesia belum begitu mengenal jasa pembiayaan dan hanya 9,80 persen yang menggunakan jasa pembiayaan
  • 81,03 persen masyarakat Indonesia tidak mengenal dana pensiun, dan baru 1.52 persen yang menggunakan produk dan jasa dana pensiun. 
  • Baru 14,85 persen masyarakat Indonesia yang memahami produk dan jasa pegadaian dan hanya 5 persen orang yang memanfaatkan jasa gadai. 
  • Baru 3,79 persen masyarakat Indonesia mengenal tentang pasar modal dan hanya 0.1 persen yang menggunakan produk dan jasa pasar modal.
Berdasarkan fakta tersebut diatas maka diperlukan solusi edukasi literasi keuangan bagi masyarakat yang dilakukan dalam suasana kekeluargaan dan nyaman sehingga lebih mudah dipahami khususnya bagi masyarakat awam.

Wanita dan ibu rumah tangga memegang peranan sangat penting dalam pengelolaan keuangan keluarga, sehingga edukasi literasi keuangan difokuskan pada pendekatan kepada kaum wanita dan ibu rumah tangga.
Wallahualam
Follow twitter@ReniKeristiana

Wednesday, May 14, 2014

Ini Jawaban Sultan Brunei



Setelah Brunei Darussalam memutuskan untuk menerapkan Syari’at Islam di negaranya, banyak pihak yang anti Syari’ah terguncang. Media Barat ramai-ramai mengecam kebijakan tersebut, menganggap bertentangan dengan hukum internasional, melanggar hak asasi manusia, serta kecaman keras lain yang tidak pantas. Para selebriti dunia pun turut ambil bagian dalam aksi protes tersebut dengan memboikot hotel milik Sultan.

Kecaman tersebut juga ditujukan kepada diri pribadi Sultan Brunei yang merupakan kekuatan besar di balik penerapan Syari’ah Islam di Brunei. Mereka mencari-cari kesalahan pribadi sang Sultan, serta membuat fitnah terhadap keluarganya. Media-media Indonesia pun ikut memberondong kebijakan tersebut dengan aneka fitnah yang keji.

Kecaman tersebut tentu saja aneh dan tidak beralasan. Karena penerapan Syari’at Islam di Brunei berlaku untuk negara Brunei, dan yang mendapat dampak dari kebijakan tersebut adalah penduduk Brunei. Akan tetapi, kebijakan penerapan Syari’at Islam membuat banyak pihak yang merasa terganggu kepentingannya mencari celah untuk menggembosi kebijakan tersebut.

Berikut jawaban tegas dari Sultan Brunei Hassanal Bolkiah terkait kecaman keras yang ditujukan atas kebijakan penerapan Syari’ah Islam di negaranya, sebagaimana dilansir oleh My News Hub, Kamis (8/5/2014).

“Di negara Anda, Anda mengklaim menerapkan kebebasan berbicara, kebebasan pers, kebebasan beragama, dan sebagainya. Hal tersebut ada dalam konstitusi Anda dan sistem politik Anda, identitas nasional Anda, hak Anda dan cara hidup Anda.”

“Di negara kami, kami mempraktekkan budaya Melayu, Islam, Sistem Monarki, dan kita akan menerapkan hukum dan Syariah Islam. Islam adalah konstitusi kami, identitas nasional kami, hak kami, dan cara hidup kami,”

“Kami mungkin menemukan celah (kelemahan) dalam sistem hukum dan peradilan Anda, dan Anda mungkin menemukan hal yang sama pada kami, tapi ini adalah negara kami. Sama seperti Anda yang mempraktikkan hak Anda untuk menjadi gay, dll untuk kehidupan Anda di duni ini. Sedangkan kami mempraktekkan hak-hak kami untuk menjadi Muslim untuk kehidupan di dunia dan akhirat.”

“Ini adalah sebuah negara Islam yang mempraktekkan hukum Islam. Mengapa Anda tidak khawatir tentang anak-anak Anda yang ditembak mati di sekolah-sekolah, khawatir tentang penjara-penjara Anda yang tidak mampu untuk menampung narapidana, khawatir tentang tingginya tingkat kejahatan, khawatir tentang tingginya tingkat bunuh diri dan aborsi, khawatir tentang apa saja yang seharusnya Anda khawatirkan di negara Anda. Sebagian besar agama menentang homoseksualitas, itu bukanlah sesuatu yang baru.”

“Pada saat Anda mendengar bahwa Islam dan Muslim membuat sikap dan berusaha untuk meneguhkan kembali iman mereka, Anda menghakimi, Anda melakukan boikot, Anda mengatakan bahwa itu salah, itu bodoh, itu biadab.”

“Sekali lagi, seharusnya Anda fokus terhadap kekhawatiran-kekhawatiran yang telah saya sebutkan sebelumnya. Apakah tidak salah [hukum] yang membolehkan senjata mematikan? Apakah tidak salah [hukum] yang membolehkan bayi yang belum lahir dibunuh? Apakah tidak salah [hukum] yang membolehkan gaya hidup yang menghasilkan AIDS dan terputusnya generasi?”

“Mengapa Anda begitu peduli terhadap apa yang terjadi di sini, di sebuah negara Islam, sedangkan pada saat yang sama Anda bahkan tidak membuka mata tentang apa yang terjadi di Suriah, Bosnia, Rohingya, Palestina, dan lain-lain?”

“Ribuan orang terbunuh di sana dan Anda tidak peduli, tidak ada seorangpun yang terbunuh di sini di bawah hukum Syari’ah ini, dan Anda begitu meributkannya, bahkan pada saat warga di sini yang langsung terkena dampaknya, menerimanya dengan damai.”

“Hukuman mungkin keras tetapi tidak berarti bahwa ini lebih mudah untuk dilakukan. Ada proses yang harus dilalui sebelum suatu hukuman yang sebenarnya dijatuhkan. Kami baik-baik saja dengan ini, dan kami senang.”

Keren euy :)
 
sumber: http://www.arrahmah.com/news/2014/05/11/jawaban-sultan-brunei-atas-kecaman-barat-terhadap-penerapan-syariah-islam.html

Monday, May 12, 2014

Siklus Kehidupan Finansial



Siklus Kehidupan Finansial merupakan salah satu konsep yang menjadi bagian dari perencanaan keuangan. Siklus tersebut menggambarkan bahwa pada setiap tahapan kehidupan seseorang akan membutuhkan ‘strategi’ keuangan tertentu. Dengan memahami siklus tersebut, kita akan menyadari betapa pentingnya sebuah perencanaan keuangan dan pengelolaan kekayaan dalam kehidupan kita.

Jika ditelaah secara umum, siklus kehidupan finansial seseorang mengikuti pola yang hampir serupa. Siklus tersebut dimulai dari masa anak-anak dan dewasa, masa lajang, masa menikah/berumah tangga dan memiliki anak, mapan berkarir, sampai dengan masa persiapan pensiun.

Siklus tersebut juga dapat dibagi menjadi 3 (tiga) tahapan besar, yaitu :
•    Tahap mengumpulkan kekayaan
Yaitu tahapan dimana seseorang, setelah melewati masa anak-anak dan dewasanya (lulus dari SMA), mulai mencari pekerjaan dan menghasilkan uang atau penghasilan.
Dengan berjalannya waktu, orang tersebut mulai memiliki pekerjaan yang tetap, penghasilannya semakin mencukupi, kemudian menikah dan memiliki anak (family formation)

•    Tahap melipatgandakan/meningkatkan kekayaan
Pada tahapan ini, seseorang memiliki pendapatan dan karir yang semakin meningkat. Sehingga pada tahapan ini, orang tersebut dapat melipatgandakan kekayaannya untuk kepentingan keluarganya di masa mendatang (family development)

•    Tahap mendistribusikan kekayaan
Pada tahapan ini, seseorang mulai mempersiapkan warisan apa yang nantinya dapat diberikan pada keturunan dan keluarganya.

Dengan mengetahui siklus kehidupan finansial, seseorang dapat merencanakan keuangannya secara lebih baik.

sumber: OJK

Sunday, May 11, 2014

Cara Kenali Karakter Pasangan Soal Masalah Keuangan



Dalam suatu pernikahan, banyak masalah yang dapat memicu pasangan bertengkar. Salah satu masalah itu adalah soal masalah keuangan.

Tidak sedikit pasangan yang baru saja menikah, terkaget-kaget ketika tahu bahwa istri mereka ternyata boros dalam menggunakan uang. Cukup banyak juga istri yang mengeluh suami mereka tidak sebaik ketika masih pacaran dalam masalah keuangan.

Masalah-masalah di atas dapat menyebabkan pertengkaran yang bisa saja akhirnya berujung pada perceraian. Anda tentu tidak mau bukan hal itu terjadi? Oleh karena itu, cobalah kenali sifat dan karakter pasangan soal bagaimana sudut pandang mereka dalam mengelola keuangan.

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan, seperti dikutip dari Weddingku:

Bagaimana Pemikiran Mereka tentang Uang?
Banyak orang beranggapan bahwa uang dapat membawa dampak buruk dan banyak masalah timbul karena hal itu. Namun bagaimana pendapat pasangan Anda mengenai uang? Ada baiknya sebelum ataupun sesudah memulai suatu rumah tangga, Anda mengetahui apa pengertian uang bagi kehidupan pasangan Anda. Apakah uang segala-segalanya bagi mereka atau uang bukanlah hal yang mendominasi kehidupan mereka? Bila kita mengetahui pemikiran mereka tentang uang, dari situ Anda akan lebih mengenali sifat dan karakter pasangan.

Bagaimana Mereka Mengatur Pengeluaran Uang?
Masalah keuangan yang paling sering muncul dalam kehidupan rumah tangga adalah ketika kita mengetahui ternyata pasangan kita ternyata tidak bijak dalam mengatur pengeluaran uangnya. Kebanyakan merupakan sifat bawaan sewaktu belum menikah, hingga setelah beberapa bulan menjalani biduk rumah tangga, banyak pasangan justru terkejut dengan sifat satu sama lain.

Bicarakan hal ini dengan kepala dingin mengenai pengeluaran yang lebih penting dengan yang tidak begitu penting. Bila tidak diselesaikan di awal-awal pernikahan, maka hal ini akan menjadi bom waktu bagi kehidupan pernikahan Anda.

Bagaimana Mereka Menabung untuk Masa Depan?
Salah satu hal penting yang harus dipikirkan oleh pasangan menikah adalah bagaimana menabung penghasilan untuk masa depan kehidupan pernikahan. Dalam tahap ini kedua belah pihak harus mulai memikirkan kehidupan buah hati mereka, pendidikan yang memadai hingga tamat serta tabungan untuk hari tua. Mengenai hal ini, setiap pasangan harus saling menyamakan visi dan misi mengenai masa depan bersama. Sehingga dari sekarang Anda dan pasangan dapat mengatur keuangan bersama secara bijak dan dewasa.

Setelah saling mengerti mengenai sifat dan karakter pasangan Anda dalam masalah keuangan, tentunya Anda dan pasangan akan lebih mudah menjalani kehidupan rumah tangga, mengatasi setiap permasalahan yang dapat muncul sewaktu-waktu khususnya problematika keuangan yang dapat menjadi konflik antar Anda dan pasangan.

sumber: Weddingku.com

Saturday, May 10, 2014

Resep: Dim Sum



Sesekali out of topic boleh ya, ini resep dimsum kesukaan si krucilku Caca, yuk cobain :)

Bahan:
  • 150 g fillet paha ayam, cincang halus
  • 50 g udang kupas, cincang halus
  • 25 g jamur kuping kering, rendam di dalam air hangat, iris halus
  • 1 batang bawang daun, ambil bagian putihnya, iris tipis
  • 1 sdm gula pasir
  • 3 sdm tepung kanji
  • 1 sdt garam
  • ½ sdt merica bubuk
  • ¼ sdt minyak wijen
  • 24 lembar kulit pangsit
  • 1 buah wortel, parut halus
Cara Membuat:
  1. Campur semua bahan, kecuali kulit pangsit dan wortel, aduk rata.
  2. Ambil 1 sdm adonan, letakkan di atas selembar kulit pangsit. Bentuk menjadi seperti mangkuk. Taburi sedikit wortel cincang di atasnya. Lakukan hingga adonan habis.
  3. Kukus dalam dandang panas selama 15 menit, angkat.
  4. Sajikan panas.
Untuk: 24 buah

Money Archetype - Perilaku Seseorang Terhadap Uang



Setiap orang memiliki money archetype (budaya/perilaku seseorang terhadap uang) yang berbeda. Perbedaan archetype ini membuat cara pandang seseorang terhadap uang menjadi berbeda pula. Termasuk bagaimana seseorang memperlakukan uang.

Tipe archetype bukan menunjukkan kepribadian Anda, namun lebih dalam mengarahkan tempat di mana anda berada. Artinya, bagaimana karakter dan kebiasaan Anda mengenai pengelolaan keuangan bisa dikenali dari sini. Dengan mengenali karakter ini, sebagai individu Anda bisa menghindari dari kebocoran keuangan. Dampak positif lainnya lebih terasa pada pasangan. Anda dan pasangan bisa lebih saling mengenali dan mampu mencari solusi keuangan yang menyeimbangkan hubungan.

1. Innocent
Seseorang yang memiliki tipe ini cenderung memiliki rasa takut , tidak percaya diri, dan tidak mau memikirkan masalah keuangan. Orang-orang tipe ini memiliki rasa ketakutan yang tinggi ketika dihadapkan dengan hal-hal yang berhubungan dengan keuangan. Dia merasa tidak memiliki kekuatan dan kemampuan untuk mengatur segala seuatu tentang uang. Dampaknya, jika seseorang mendapatkan uang dalam jumlah besar, akan mudah habis. Karena kebiasaan yang dimiliki orang dengan tipe ini cenderung tidak bertanggungjawab dengan uang.

2. Victim
Kebanyakan orang yang memiliki tipe ini cenderung akan menyalahkan orang lain ketika mengalami suatu masalah. Mereka akan merasa khawatir jika masalah yang dihadapi akan berbalik menimpa diri mereka. Oleh karena itu, untuk menyelamatkan diri, mereka akan menyalahkan orang lain sebagai penyebab terjadinya masalah tersebut. Karakter mendasarnya, orang tipe ini tidak mudah percaya kepada orang lain.
Dampaknya, uang menjadi tidak produktif. Karena tipe victim ini tidak mempercayakan uangnya untuk investasi atau menabung di bank, misalnya. Uang hanya akan disimpan dalam brankas atau bahkan di bawah bantal, karena tidak percaya lembaga keuangan.

3. Martyr
Orang-orang pada tipe ini memiliki kecenderungan berkorban buat orang lain. Meskipun demikian, setelah berkorban untuk orang lain, mereka mengharapkan suatu balasan. Sisi negatifnya, dengan banyaknya pengorbanan yang dilakukan untuk orang lain, orang tipe ini seringkali mengabaikan dirinya sendiri.
Dampaknya, tipe martyr ini tidak pernah bisa menabung. Orang lain akan sangat mengandalkan si martyr ini untuk meminjam uang. Bahayanya lagi, tipe ini tidak berani atau bahkan malas menagih piutang.

4. Fool
Tipe ini cenderung memiliki spontanitas yang tinggi, dan bertindak tanpa dipikirkan lebih matang. Mereka tidak berpikir tentang masa depan. Apa yang ada sekarang, itulah yang dilakukan.
“Fool di sini lebih kepada konyol. Karakternya malas, mengharap uang cepat atau instan,” kata Tom, menyebut tipe ini sebagai spekulator yang tidak disiplin. Dampaknya, spekulator ini berani berhutang hanya untuk kesenangan semata.

5. Tyran
Orang-orang yang memiliki tipe ini cenderung takut kehilangan uang. Biasanya, orang pada tipe ini memiliki sifat yang serakah dan tidak pernah puas. Seringkali mereka bekerja terlalu keras tanpa memperdulikan berbagai hal lain di sekelilingnya. Bahkan tidak jarang juga, orang pada tipe ini tidak memperhatikan kesehatannya.
Dampaknya, tipe ini selalu merasa tidak pernah cukup dengan kondisi keuangannya. Akhirnya cenderung memanipulasi dan terlalu mengontrol.

6. Warrior
Berbeda dengan kelima tipe di atas, tipe ini memiliki kecenderungan untuk menciptakan ide menjadi realitas. Orang-orang dengan tipe ini memiliki sifat yang bijaksana, mempunyai target yang jelas untuk masa depan, dan juga kalkulatif dalam perhitungan pemasukan dan pengeluaran. Mereka juga memiliki kepercayaan diri dan sukses dalam masalah keuangan.
Tipe ini sangat sehat, orientasinya yang jelas menuju sasaran membuatnya sukses secara finansial. Tipe seperti ini biasanya ditemui pada para pengusaha sukses yang disiplin dengan keuangannya.

7. Magician
Orang yang memiliki tipe ini cenderung menjadikan masa lalu sebagai suatu pembelajaran. Mereka juga berusaha untuk mengubah suatu ide menjadi realitas walaupun terlihat tidak mungkin. Orang-orang dengan tipe ini cenderung memiliki sifat idealis, percaya diri, dan mengandalkan diri sendiri. Mereka percaya bahwa mereka memang dapat mengerjakannya.
Tipe seperti inilah yang diharapkan, dia menjadi tuan atas uangnya dan tidak menjadi hamba atas uang, apalagi mendewakan uang.

8. Creator/Artist
Tipe ini biasanya mengikuti panggilan hati dalam melakukan berbagai hal. Mereka juga memiliki sifat yang idealis dan spiritual yang cukup baik. Mereka juga terbiasa untuk menciptakan sesuatu.
Kecenderungannya, tipe ini bekerja demi passion dan tidak realistis. Bahkan terlalu ekstrem, seakan tidak membutuhkan uang.


Lalu termasuk yang tipe manakah Anda?
 
*) disadur dari beberapa sumber 

Friday, May 9, 2014

Pemahaman Ekonomi Islam Modern (bagian 2)


 Jakarta - Pemikiran ekonomi di kalangan pemikir Muslim banyak mengisi khasanah pemikiran ekonomi dunia pada masa di mana Barat masih dalam masa kegelapan (dark age).  Pada masa tersebut dunia Islam justru mengalami puncak kejayaan dalam berbagai bidang.

Sejarah membuktikan bahwa para pemikir Muslim merupakan penemu, peletak dasar dan pengembang dalam berbagai bidang ilmu. Nama-nama pemikir Muslim bertebaran di sana-sini menghiasi arena ilmu-ilmu pengetahuan. Baik ilmu-ilmu alam maupun ilmu-ilmu sosial. Mulai dari filsafat, matematika, astronomi, ilmu optik, biologi, kedokteran, sejarah, sosiologi, psikologi, pedagogi, sampai sastra. Termasuk juga, tentunya ilmu ekonomi.

Para pemikir klasik Muslim tidak terjebak untuk mengotak-ngotakan berbagai macam ilmu tersebut seperti yang dilakukan oleh para pemikir saat ini. Sebagai salah satu contoh, Ibnu Khaldun selain banyak membahas masalah sejarah, juga banyak menyinggung masalah-masalah sosiologi, antropologi, budaya, ekonomi, geografi, pemerintahan, pembangunan, peradaban, filsafat, epistemlogi, psikologi dan juga futurologi.

Perkembangan ekonomi Islam di Indonesia akhir-akhir ini juga begitu pesat, baik sebagai ilmu pengetahuan maupun sebagai sebuah sistem ekonomi telah mendapat banyak sambutan positif di tingkat global. Sehingga dalam tiga dasawarsa ini mengalami kemajuan, baik dalam bentuk kajian akademis di Perguruan Tinggi Negeri maupun swasta, dan secara praktik operasional.

Dalam bentuk praktiknya, ekonomi Islam di Indonesia  telah berkembang dalam bentuk kelembagaan seperti perbankan, BPRS, Asuransi Syari’ah, Pegadaian Syariah, Pasar Modal Syari’ah, dengan instrumen obligasi dan Reksadana Syariah, Lembaga Keuangan Mikro Syari’ah, maupun lembaga keuangan publik Islam seperti lembaga pengelola zakat dan lembaga pengelola wakaf.

Perkembangan aplikasi Ekonomi Islam di Indonesia dimulai sejak didirikannya Bank Muamalat Indonesia tahun 1992, dengan landasan hukumnya UU Nomor 7 Tahun 1992 tentang perbankan, yang telah direvisi dalam UU nomor 10 tahun 1998. Selanjutnya berturut-turut telah hadir beberapa UU sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kemajuan aplikasi ekonomi Islam di Indonesia.

Dalam tiga dekade belakangan ini, kajian dan penelitian ekonomi Islam kembali berkembang. Berbagai forum internasional tentang ekonomi Islam telah sering dan banyak digelar di berbagai negara, seperti konferensi, seminar, simposium, dan workshop. Puluhan para doktor dan profesor ekonomi Islam yang ahli dalam ekonomi konvensional dan syari’ah, tampil sebagai pembicara dalam forum-forum tersebut.

Dari kajian mereka ditemukan bahwa teori ekonomi Islam, sebenarnya bukan ilmu baru ataupun ilmu yang diturunkan secara mendasar dari teori ekonomi modern yang berkembang saat ini. Fakta historis menunjukkan bahwa para ilmuwan Islam zaman klasik, adalah penemu dan peletak dasar semua bidang keilmuan, termasuk ilmu ekonomi.

Karena itu adalah logis, bila Adiwarman Azwar karim, mengatakan bahwa teori-teori ekonomi modern yang saat ini dipelajari di seluruh dunia, merupakan pencurian dari teori-teori yang ditulis oleh para ekonom Barat yang melakukan plagiat tanpa menyebut rujukan yang berasal dari kitab-kitab klasik tentang ekonomi Islam.

Wallahua’lam.
Reni Kristiana S.P. CFP® QWP®

*pernah ditayangkan pada @detikRamadan 08/20/2013