Facebook

Thursday, May 15, 2014

Fakta Literasi Keuangan Masyarakat Indonesia


Secara definisi, literasi diartikan sebagai kemampuan memahami. Sehingga Literasi Keuangan adalah edukasi/kampanye untuk memberikan pemahaman mengenai keuangan kepada masyarakat. Dengan memiliki literasi keuangan yang cukup maka masyarakat diharapkan akan lebih memahami cara mengolah keuangan secara lebih cerdas, baik dan benar untuk kehidupan yang lebih sejahtera. 

Masyarakat juga diharapkan dapat memahami instrumen keuangan yang resmi dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Literasi keuangan juga sering diterjemahkan dengan “Melek Keuangan”. 

Berdasarkan hasil survey tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia, terungkap fakta sebagai berikut:
  • 78,16 persen masyarakat Indonesia tidak memiliki pengetahuan yang baik (well literate) tentang lembaga keuangan serta produk dan jasanya, termasuk juga manfaat, risiko serta hak dan kewajibannya.
  • Hanya 21,80 persen masyarakat Indonesia yang memiliki pengetahuan dan keyakinan terhadap lembaga perbankan, produk dan jasa perbankan, serta memiliki keterampilan dalam menggunakan produk dan jasa perbankan.
  •  Baru 17,84 masyarakat Indonesia yang memahami asuransi dan hanya 11,81 persen memanfaatkan produk dan jasa asuransi.
  • 72,10 persen masyarakat Indonesia belum begitu mengenal jasa pembiayaan dan hanya 9,80 persen yang menggunakan jasa pembiayaan
  • 81,03 persen masyarakat Indonesia tidak mengenal dana pensiun, dan baru 1.52 persen yang menggunakan produk dan jasa dana pensiun. 
  • Baru 14,85 persen masyarakat Indonesia yang memahami produk dan jasa pegadaian dan hanya 5 persen orang yang memanfaatkan jasa gadai. 
  • Baru 3,79 persen masyarakat Indonesia mengenal tentang pasar modal dan hanya 0.1 persen yang menggunakan produk dan jasa pasar modal.
Berdasarkan fakta tersebut diatas maka diperlukan solusi edukasi literasi keuangan bagi masyarakat yang dilakukan dalam suasana kekeluargaan dan nyaman sehingga lebih mudah dipahami khususnya bagi masyarakat awam.

Wanita dan ibu rumah tangga memegang peranan sangat penting dalam pengelolaan keuangan keluarga, sehingga edukasi literasi keuangan difokuskan pada pendekatan kepada kaum wanita dan ibu rumah tangga.
Wallahualam
Follow twitter@ReniKeristiana

0 Comments:

Post a Comment