Facebook

Monday, January 20, 2014

Cara Cerdas Kelola THR


lampost.com

Selain gaji, hal yang paling ditunggu oleh para karyawan kantoran dan PNS adalah THR menjelang lebaran. Nilainya yang sama dengan gaji, dan membuat seseorang memiliki gaji dua kali setiap Idul Fitri, adalah alasan mengapa setiap menjelang akhir bulan Ramadhan karyawan selalu terlihat sumringah. Kegembiraan ini ternyata tidak diikuti dengan kecakapan dalam mengolah THR menjadi produktif. Karyawan cenderung menghabiskan untuk hal-hal yang konsumtif dan jangka pendek, seperti membeli baju baru, tiket transportasi mudik, oleh-oleh buat keluarga, angpau untuk keponakan, atau bahkan gadget buat dipamer di kampung halaman. Tidak terbersit sedikit pun untuk menyimpannya sebagai dana produktif selama satu tahun ke depan. Disarankan THR tidak dihabiskan saat hari raya, melainkan juga dimasukkan sebagai pendapatan tahunan yang dapat digunakan sebagai investasi masa depan. Contohnya, keperluan hari raya dibudgetkan maksimal  50% dari total THR, sisanya dimasukkan dalam instrument investasi untuk masa depan.

Sudah saatnya kita berfikir bahwa hari raya bukan sebagai hari “pamer” sedunia, melainkan dikembalikan kepada nilai aslinya, yaitu sebagai ungkapan rasa syukur bahwa kita telah menjalankan ibadah puasa dengan baik dan lancar, sehat tanpa kendala yang berarti. Rasa syukur itu hendaknya dilakukan dengan berbagi kepada yang membutuhkan, member kepada yang berhak. Membelikan sesuatu kepada anak, diri sendiri ataupun keluarga memang sesuatu yang dibolehkan, namun jika sesuatu itu menjadi berlebihan akan menghapus segala kebaikan yang kita niatkan.

0 Comments:

Post a Comment